Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar

rupiah

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menjadi kurang baik dan semakin menurun pada perdagangan jelang musim akhir. Rupiah menjadi melemah tertekan kenaikan imbal hasil obligasi Amerika Serikat AS).

Pada laporan terbaru di tahun 2021 ini, rupiah dibuka di angka 14.315 per dolar As. Hal ini membuktikan bahwa nilai mata uang kita melemah jika dibandingkan dengan penutupan perdagangan dengan sebelumnya yang mencapai angka 14.266 per dolar AS. Hal ini terjadi sampai rupiah terus melemah ke 14.332 per dolar AS.

Namun nilai rupiah sempat bergerak sampai di kisaran 14.280 per dolar AS dan sampai 14.340 per dolar AS. Berdasarkan hitungan ahli pertumbuhan rupiah dari awal tahun, maka rupiah menjadi melemah sebesar 2,01 persen.

Sedangkan dari sudut pandang Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) dan juga Bank Indonesia (BI), rupiah mamapu stabil di angka 14.371 per dolar AS. Hal tersebut membuktikan bahwa kelemahannya sangat berbeda jauh dibandingkan dengan patokan sebelumnya saat mencapai 14.299 per dolar AS.

Pengaruh Obligasi Amerika Serikat

Kenaikan pada indeks dolar dan juga yield obligasi Amerika Serikat kemungkinan diprediksi akan mendorong pelemahan rupiah. Terlebih terjadi saat minimnya sentimen positif dari dalam negeri. Hal ini dikatakan oleh analis dari Samuel Sekuritas.

Indeks faktor kenaikan dolar kemungkinan mampu menguat ke level 92. Ditambah adanya data klaim tunjangan atas para pengangguran di Amerika Serikat pada awal tahun.

Obligasi dari Amerika Serikat terhadap tunjangan pengangguran terus meningkat. Sehingga menjadi pemicu penguatan indeks terhadap dolar Amerika Serikat.

Imbal dari hasil obligasi Amerika Serikat tenor 10 tahun diperkirakan menguat ke level 1,55 persen. Para pelaku pasar tentu saja sangat wajar bila berekspektasi akan semakin tingginya tingkat inflasi di Amerika Serikat. Kasus ini memang didasari dari pernyataan Gubernur The Fed Jerome Powell.

Pengaruh Bitcoin

Sebelumnya, penjualan kripto contohnya seperti bitcoin terus mengalami peningkatan dalam kurun waktu lama sampai saat ini. Tentu saja kejadian itu mendapat perhatian khusus dari Bank Indonesia sebagai sebuah bank sentral yang berfungsi mengatur peredaran alat pembayaran.

Menurut Gubernur Bank Indonesia, bahwa alat pembayaran yang sah di Indonesia hanyalah Rupiah. Oleh karena itu alat pembayaran lain contohnya mata uang kripto layaknya bitcoin tidak boleh dijadikan sebagai alat transaksi atau pembayaran yang sah.

Oleh karena itu pengaruh rupiah akan didasarkan dengan hal seperti tadi. Dan yang terpenting haruslah sesuai dengan UUD 45 di Indonesia. Undang- undang menjelaskan bahwa hanya ada mata uang yang disebut rupiah terlebih wewenangnya ada di Bank Indonesia.

Menurut Gubernur Bank Indonesia, saat ini jajarannya tengah merumuskan Central Bank Digital Currency. Tujuan ini memiliki visi sebagai Bank digital, agar kegiatan finansial berjalan sebagaimana mestinya.

Semua Diakibatkan Oleh Investor

Pertumbuhan perekonomian Indonesia kerap kali mengalami guncangan yang berujung nilai mata uang rupiah selalu semakin anjlok atau menurun. Tentu saja hal Ini menyebabkan pengaruh penting terhadap harga-harga barang kebutuhan menjadi naik.

Disamping itu hal ini berimbas pada kebutuhan pokok masyarakat, harga transportasi semakin melonjak. Hasilnya tidak jarang banyak yang kerugian diakibatkan kenaikan harga tersebut tidak sesuai.

Terlebih kenaikan tidak diimbangi dengan nilai upah atau yang disebut UMR/UMP yang secara logika seharusnya dapat dinaikkan oleh pemerintah.

Strategi investasi yang dilakukan masyarakat tentu saja akan terpengaruh oleh dampak akibat melemahnya rupiah ini. Beberapa instrumen investasi tentu saja sangat ditentukan oleh nilai mata uang rupiah.

Melemahnya nilai rupiah terhadap dollar Amerika Serikat tentu disebabkan karena permintaan rupiah jauh lebih sedikit dibandingkan dengan mata uang dollar US dan Euro.

Foreign Direct Investment (FDI) atau arus investasi asing langsung pada sebuah negara sangat dipengaruhi berdasarkan pertumbuhan perekonomian di negara. Hal ini sudah jelas adanya karena berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat.

Perkembangan pasar di negara sangat menentukan prospek keuntungan investasi. Terlebih bila prospek tersebut terlihat baik, maka aliran FDI akan melaju tinggi dan dapat menjadi semakin lancar.

Investor asing (sebagai penyalur dana) sewajarnya mempertimbangkan dan berspekulasi akan prospek perekonomian. Karena investor secara logika akan memilih untuk berinvestasi di sebuah negara yang baik, seperti di Amerika.

Oleh karena itu hal ini yang menjadi penyebab permintaan dollar makin meningkat. Biasanya investor akan mengalirkan dana investasi ke Amerika yang sudah terlanjur dikirim ke Indonesia.

Tentu saja para investor harus menukarkan rupiah menjadi dollar USA. Otomatis membuat supply mata uang dollar USA berkurang. Namun sebaliknya, supply mata uang rupiah akan naik lebih banyak.

Sumbangsih Masyarakat Agar Ekonomi Meningkat

Virus COVID-19 menjadikan negara Indonesia harus mengalami ketidakstabilan ekonomi dan juga politik. Hal inilah yang menjadi salah satu hambatan dan mengurungkan niat para investor dalam berinvestasi di negara Indonesia.

Walau pun turunnya nilai Rupiah adalah tanggung jawab pemerintah, sejatinya kita dapat membantu pemerintah. Apalagi  dalam menyelesaikan masalah keuangan ini. Berikut yang dapat dilakukan masyarakat agar rupiah tidak melemah:

  1. Utamakan Produk Dalam Negeri

Hal awal adalah meenahan untuk konsumtif terhadap produk impor. Karena langkah awal ini termasuk mudah dilakukan dalam membantu perekonomian negara.

Sehingga bila masyarakat kompak maka Rupiah semakin kuat sedikit demi sedikit. Tentu saja harus terlepas dari perbedaan kualitas dengan produk impor.

Namun produk lokal saat ini tidak kalah kualitas dan faktanya banyak yang sudah menembus pasar internasional. Contoh nyatanya jangan terlalu sering membeli handphone dan barang elektronik apabila barang yang dimiliki masih layak.

  • Usaha Dengan Tujuan Ekspor

Bagi setiap masyarakat yang memiliki jiwa bisnis ini adalah hal yang tepat untuk mencoba pengembangan ekspor. Tidak jarang yang memiliki impian untuk menghasilkan produk dengan keuntungan baik dan tembus pasar internasional.

Maka bentuk bisnis yang baik dengan memanfaatkan potensi daerah. Contohnya menjadi makelar kerajinan tangan. Terlebih kerajinan tangan asli Indonesia tidak jarang dikenal luas di luar negeri.

  • Potensi Wisata Dalam Negeri

Mendorong pengembagnan sektor terhadap pariwisata lokal tentu mampu mempercepat penerimaan devisa. Terlebih destinasi wisata di Indonesia sangat indahnya dan mampu bersaing dengan tempat-tempat wisata di negara lain.

Momen ini adalah momen yang tepat untuk menikmati setiap potensi wisata Indonesia. Terlebih hal ini yang pada akhirnya mendorong stabilitas kurs, meski untuk jangka pendek.

Usahakan Tidak Menahan Dollar

Dalam beberapa langkah, investasi mata uang asing sangatlah menarik. Namun hal ini dapat sedikit mengganggu stabilitas kurs mata uang sendiri. Apalagi  dollar mampu dijadikan sebagai bagian dari diversifikasi investasi.

Sebenarnya hal tersebut tidak salah namun kurang tepat, terlebih disaat pandemi seperti sekarang. Untuk berperan aktiv dalam menyelamatkan perekonomian bangsa salah satunya dengan menukarkan simpanan Dollar menjadi Rupiah. Hal ini tentu akan membantu secara tidak langsung terhadap perekonomian Indonesia.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *